Perubahan besar dunia menuju KHILAFAH

menuju KHILAFAH photo Menuju-MK-2013.gif

The KHILAFAH Channel

khilafah on livestream.com. Broadcast Live Free
Tampilkan postingan dengan label amerika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label amerika. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Februari 2011

Kata KHILAFAH semakin dicari-cari Orang dan sangat Populer di Amerika

Subhanalloh, ternyata dakwah menyuarakan Khilafah semakin menggema di seluruh dunia dan karenanya pula kata khilafah semakin populer dan banyak di minati baik di indonesia yang mayoritas muslim sampai ke negeri-negeri yang Phobi terhadap Islam. hal ini saya dapatkan setelah melihat info ini di Google Trends.

dengan google trends anda bisa mencari informasi terpopuler dunia saat ini dan mencari seberapa populer kata yang ingin anda ketahui kepopulerannya.

saya telah mencoba menelusuri kata yang selama ini saya rindukan kedirannya dan mungkin banyak kaum muslimin juga yang merindukannya. karena Khilafah adalah sebuah institusi yang akan mampu menerapkan Syariah secara kaffah. saya mencoba menelusuri dengan fasilitas yang disediakan oleh Google yaitu google trends tersebut dengan kata kunci "Caliphate" (khilafah). dan hasilnya cukup menakjubkan, kata justru kata Khilafah sangat Populer di negeri-negeri yang minoritas muslimnya salah satunya adalah Amerika. silahkan anda lihat data penelusuran saya dibawah ini mulai tahun 2009-2011:


data google trends 2009


data google trends 2010



data google trends 2011
coba Anda perhatikan data yang menunjuk pada USA / united states, semua menunjukkan prosentase yang cukup banyak dalam mencari kata Caliphate (Khilafah) dan di posisi pertama adalah Pakistan. jika anda ingin mencobanya silahkan masuk ke google trends.

selamat mencoba dan semoga dengan melihat data tersebut anda sebagai ummat Islam yang dituntut untuk menerapkan Islam secara kaffah yang itu hanya mungkin terjadi jika ditegakkan KHILAFAH semakin membuat anda semangat untuk terus mendakwahkannya...Allohu Akbar...


Kamis, 20 Januari 2011

inikah KIBLAT Indonesia? Amerika: 86 Siswi SMA Frayser Memphis Hamil

Sebuah berita yang bisa mengejutkan bisa juga tidak bagi sebagian orang. berita yang datang dari negeri penyebar Demokrasi. negeri penjajah yang sekarang mulai sekarat tidak hanya di bidang ekonomi namun juga Akhlaknya.

Sebuah organisasi perempuan kini tengah sibuk menggalakkan kampanye antikehamilan dan antiseks di Sekolah Menengah Atas Frayser Memphis, negara bagian Tennessee, Amerika Serikat. Organisasi ini juga mengajarkan para siswi untuk menjawab ‘tidak’ jika ada lelaki yang mengajak mereka berhubungan seks.

Langkah ini diambil setelah pada tahun lalu, sekolah mengeluarkan data yang mengejutkan. Sebanyak 86 siswi SMA Frayser usia 15-19 tahun kedapatan hamil dan melahirkan di luar nikah.

Kampanye yang dinamakan “Jangan ada bayi!” ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kepada para siswi maupun siswa mengenai bagaimana caranya mencegah dan menanggulangi kehamilan yang tidak direncanakan. Program ini menitikberatkan pada menanamkan keberanian kepada para siswi untuk berkata tidak untuk seks.

“Saat ini, siswi-siswi tidak tahu bagaimana berkata ‘tidak’, mereka berhubungan seks padahal mereka tidak mau, mereka hanya tidak tahu bagaimana berkata tidak,” ujar ketua penyelenggara dari organisasi non profit Girls Inc, Deborah Hester Harrison seperti dilansir dari laman Fox News, Jumat, 14 Januari 2011.

Pada kampanye ini, para guru-guru di SMA Frayser mempekerjakan pekerja sosial untuk mendampingi para siswa. Petugas sosial ini juga didukung oleh para orangtua murid.

Harrison mengatakan bahwa yang paling memprihatinkan lagi para siswi yang hamil tidak tahu cara mengatasi kehamilan. “Banyak dari siswi-siswi ini tidak siap untuk menjadi orang tua yang efektif, dan hal itu berpengaruh terhadap perkembangan janin,” ujar Harrison.

Hal ini diamini oleh Dr Manny Alvarez dari universitas University Medical Center, New Jersey. Dia mengatakan bahwa kehamilan usia remaja rentan penyakit. “Kehamilan remaja beresiko tinggi. Beberapa dari remaja ini beresiko besar mengalami kelahiran prematur, tekanan darah tinggi, dan seringkali harus operasi caesar, karena pinggulnya lebih kecil dari janin,” ujar Alvarez.

Bulan lalu, Departemen Kesehatan AS mengeluarkan data resmi yang menunjukkan pada 2009 terdapat 39 kehamilan dari 1.000 wanita usia 15-19 tahun. Angka ini meningkat 15 sampai 20 persen dari tahun-tahun sebelumnya.(vivanews.com)

negeri dengan sistem Bobrok, tapi sayang Indonesia masih berkiblat kesana. apakah kalian rela generasi muda kita yang sekarang sebagian udah ancur makin semakin ancur? jika tidak tinggalkan DEMOKRASI yang digembar-gemborkan amerika. terapkan Syariah & Khilafah.

Minggu, 14 November 2010

Nasib ARIEL SHARON (Pembantai Kaum Muslimin) di Dunia sudah Sengsara, bagaimana di Akhirat Kelak?!


Lima Tahun Koma, Ariel Sharon Dipulangkan



Liputan6.com, Jerusalem:
Mantan Perdana Menteri Israel Ariel Sharon dipulangkan, Jumat (12/11), setelah dirawat di rumah sakit. Kondisi Sharon tidak kunjung membaik setelah mengalami koma selama lima tahun. Pemerintah Israel menghabiskan US$ 400 ribu per tahun untuk biaya pengobatan mantan perdana menterinya itu.

Knesset, Parlemen Israel, menyetujui pemulangan Sharon. Meskipun ia telah mengalami beberapa kali operasi pada otaknya, ia masih tetap tidak sadarkan diri. Dr. Shlomo Noi, pejabat dari Rumah Sakit Tel Hashomer, mengatakan: "Keadaan Ariel Sharon tidak mengalami perubahan."

Sebelumnya, pihak keluarga dan rumah sakit juga sudah berunding mengenai pemulangan Sharon. Mantan Perdana Menteri Israel yang berusia 82 tahun ini dirawat di rumah sakit sejak menderita stroke sejak 2006 silam.

Sharon adalah seorang tokoh kontroversial di negeri Zionis. Ia pernah menjadi komandan militer legendaris dan seorang politisi garis keras sayap kanan. Ia juga meluncurkan pelepasan sepihak Israel dari Gaza pada 2005 silam.(ANS/Xinhua)

Mantan PM Israel Dibawa ke Rumah Sakit Lagi

Demikian isi laporan salah satu stasiun radion di negeri itu.

Ariel Sharon dibawa kembali ke rumah sakit setelah dibawa pulang ke rumahnya di Sycamore Farm, Israel selatan, untuk masa percobaan selama 48 jam untuk dilihat apakah ia dapat dirawat di rumah untuk selanjutnya.

Keluarganya dan dokter yang merawat dia mengunjungi rumah Sharon terlebih dahulu untuk memeriksa peralatan medis yang dipasang di rumahnya, untuk melihat apakah izin pulang dapat dilaksanakan.

Masa pemeriksaan pertama telah berjalan sangat baik, kata para dokter, sebagaimana dilaporkan radio itu. Ariel Sharon telah empat kali menghadapi tindakan tersebut sebelum ia diperkenankan menjalani perawatan di rumahnya dengan dasar permanen.

Pada 4 Januari 2006, perdana menteri Israel itu menderita stroke berat dan mengalami koma. Ia tak pernah sadarkan diri, sehingga menimbulkan kevakuman politik.

Ia menjabat sebagai Perdana Menteri Israel dari 7 Maret 2001 hingga 14 April 2006. Kekuasaannya sebagai perdana menteri kemudian digantikan oleh Perdana Menteri (sementara) oleh Ehud Olmert karena ia terkena serangan stroke pada Januari 2006.

Ariel Sharon (lahir 27 Februari 1928) juga pernah menjadi pemimpin Likud, partai terbesar dalam koalisi pemerintah di parlemen Israel, Knesset. Ia mengundurkan diri dari partai tersebut pada 21 November 2005, dan mendirikan partai baru yang bernama Kadima.

Selama tiga puluh tahun Ariel Sharon berdinas sebagai anggota Angkatan Bersenjata Israel. Pangkat tertingginya adalah Mayor Jenderal. Ia menjadi terkenal di Israel karena keterlibatannya dalam Perang Enam Hari pada tahun 1967 dan Perang Yom Kippur pada tahun 1973.

Ariel Sharon juga bertanggung jawab atas tragedi pembantaian Qibya pada 13 Oktober 1953. Saat itu 96 orang Palestina tewas oleh Unit 101, yang dipimpinnya, dan pembantaian Sabra dan Shatila di Lebanon pada 1982. Antara 3.000 dan 3.500 orang terbunuh dalam peristiwa itu, sehingga ia dijuluki sebagai "Tukang Jagal dari Beirut". (Ant/AFP)

sumber:
http://berita.liputan6.com/luarnegeri/201011/306331/Lima.Tahun.Koma.Ariel.Sharon.Dipulangkan

http://berita.liputan6.com/luarnegeri/201011/306490/Mantan.PM.Israel.Dibawa.ke.Rumah.Sakit.Lagi

Semoga hal ini bisa menjadi PERINGATAN BAGI PARA PEMIMPIN NEGERI-NEGERI PENJAJAH beserta para Jongos-jongosnya di Negeri-negeri Muslim.

buat DENSUS 88 yang suka membantai kaum Muslimin di Indonesia, Kalian segera Tobat...!!! Mumpung masih belum turun Adzab buat Kalian...!!!

Minggu, 27 Juni 2010

Media AS Intimidasi Umat Islam Agar Tidak Menghadiri Konferensi Hizbut Tahrir di AS

Seorang wartawati, Julia Bodeeb pada hari Selasa (22/6) mempublikasikan berita dengan judul: “Tahukah Anda apa itu Khilafah? Pernahkah Anda mendengar tentang Hizbut Tahrir di Amerika?” Dalam tulisannya ini, ia memberitakan bahwa Hizbut Tahrir di Amerika akan mengadakan konferensi di Chicago pada hari Ahad (11/7). Hizbut Tahrir di Amerika (HTA) adalah cabang dari pengembangan Hizbut Tahrir (HT) dunia.

Wartawati itu mengklaim bahwa Khalid Shaikh Mohammed yang terlibat dalam perencanaan serangan 11/9 adalah anggota Hizbut Tahrir. Ia mengatakan bahwa Konferensi itu akan dipenuhi oleh para teroris yang paling berbahaya. Ia menambahkan bahwa Hizbut Tahrir menggunakan “Facebook”, “Twitter” dan “YouTube” untuk mempromosikan terorisme. Dia mengatakan bahwa Hizbut Tahrir menyebarkan video promosi Konferensi melalui ‘YouTube” untuk mencapai kaum Muslim di Amerika guna mendorong mereka agar beraktivitas menegakkan Khilafah. Ia menambahkan bahwa Hizbut Tahrir di Amerika yang menggunakan media sosial-Facebook dan Twitter-dalam rangka mengumpulkan para peserta untuk pendudukan Islam atas Amerika.

Dan dengan cara yang aneh dan nyeleneh, ia berusaha menghubungkan Hizbut Tahrir dengan Anwar Al Awlaki. Di mana ia mengatakan bahwa “Ada link di dinding “Facebook” Anwar Al Awlaki untuk Konferensi Hizbut Tahrir di Amerika Serikat. Sedang Anwar Al-Awlaki adalah orang yang sedang diburu oleh Central Intelligence Agency (CIA) karena keanggotaannya dalam organisasi teroris al-Qaeda.

Wartawati itu mengatakan dengan mengutip berita dari The Huffington Post bahwa para peserta pada Konferensi Hizbut Tahrir tahun lalu jumlahnya 500 peserta. Ia menambahkan bahwa kami sangat berharap pemerintah mengawasi dengan ketat setiap satu dari mereka. Sehingga setiap orang yang menginginkan Khilafah di Amerika Serikat dianggap sebagai ancaman serius bagi keamanan Amerika. Dan ia berkata: “Jika sudah jelas bahwa pembentukan negara Islam tidak akan berubah kecuali ada perang besar. Jadi bagaimana kalau Hizbut Tahrir berencana untuk membawa Khilafah ke Amerika?!

Wartawati itu menegaskan bahwa Hizbut Tahrir membolehkan cara-cara kekerasan terhadap pasukan Amerika ada di negeri-negeri Islam. Dan Hizbut Tahrir juga ingin menghancurkan dan melenyapkan negara “Israel”. Bahkan Hizbut Tahrir di Amerika Serikat menggunakan strategi untuk mencegah loyalitas kaum Muslim di Amerika kepada Amerika, sebaliknya loyalitas itu hanya untuk umat Islam.

Dalam konteks yang sama stasiun televisi Amerika “Fox News” melakukan wawancara dengan Jeffrey M-seorang perwakilan dari organisasi yang menamakan dirinya “Responsible for Equality And Liberty (REAL)” tentang Konferensi Hizbut Tahrir di Amerika tahun lalu dan tahun ini. Dimana organisasi telah mempublikasikan hasil wawancara televisi itu di situsnya pada pada hari Selasa (22/6). Dan di antara isinya adalah pertanyaan host kepada Jeffrey, “Mengapa Amerika Serikat tidak melarang Hizbut Tahrir yang memiliki hubungan dengan Khalid Sheikh Mohammed dan Abu Musab al-Zarqawi?

*** *** ***

Sesungguhnya Amerika dengan segudang intelijen, agen dan pusat penelitian mengerti betul bahwa Hizbut Tahrir tidak menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuannya. Dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan kelompok terorisme atau para teroris, baik dalam bentuk apapun. Akan tetapi Barat bingung bagaimana untuk menangani Hizbut Tahrir. Sementara hatinya penuh amarah melihat ledakan ide-ide Hizbut Tahrir dan dukungan besar dari masyarakat.

Oleh karena itu, mereka para pembenci sengaja berusaha untuk mengintimidasi para aktivis Hizbut Tahrir dan kaum Muslim yang akan berpartisipasi dalam konferensi. Mereka pikir bahwa cara ini dapat mencegah mereka dari menghadiri konferensi tersebut.

Allah SWT berfirman: “Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya.” (TQS. Al-Anfal [8] : 30)

Sumber: pal-tahrir.info, 25/6/2010.

Sabtu, 26 Juni 2010

HTA Gencarkan Promosi Via Jejaring Sosial, Para Pengamat Ketar Ketir

Syabab.Com - Menjelang Konferensi Khilafah yang akan digelar di Chicago, Amerika Serikat, para pengamat dan analisis sudah mulai ketar-ketir. Pasalnya, publikasi Konferensi Khilafah tersebut terus bergelora ke berbagai pelosok dunia, terlebih lagi setelah pihak panitia merilis video promosi tentang konferensi itu. Madeleine Gruen, seorang pengamat, kembali menulis di the Huffington Post, menyatakan Hizbut Tahrir Amerika menggunakan media sosial untuk mempromosikan Konferensinya.Menurutnya, Hizbut Tahrir Amerika akan mengadakan sebuah konferensi di Chicago pada 11 Juli mendatang, dan kelompok tersebut telah meluncurkan kampanye melalui media jejaring sosial untuk mempromosikan kegiatannya. "Satu contoh utama bagaimana ekstrimis dapat mengekspos mainstream ideologi mereka," tulisnya. Menurutnya lagi, HTA telah mengadakan konferensi serupa di pinggiran Chicago, yang menghadirkan sekitar 500 peserta. Tahun ini, kampanye untuk mempromosikan konferensi lebih komprehensif dan kelompok itu berharap lebih banyak lagi peserta yang ikut serta. Panitia telah menyediakan ballroom di Chicago Marriot Oak Brook yang dapat menampung lebih dari seribu orang [baca: Khilafah Kembali Akan Menggoncang Jantung Peradaban Kapitalisme Amerika] http://syabab.com/index.php?option=com_content&view=article&id=969%3Akhilafah-kembali-akan-menggoncang-jantung-peradaban-kapitalisme-amerika&catid=83%3Adunia&Itemid=200.Gruen mengakui HTA sebagai bagian dari organisasi HT di seluruh dunia yang bekerja untuk mendirikan kembali Khilafah Islam di negeri Muslim. Setelah pemerintahan tegak, Islam akan disebarkan ke seluruh dunia. Namun demikian, lagi-lagi Gruen mencoba memaksakan tuduhanhya untuk menghubungkan HT dengan otak 11 september. Padahal, semua pun mengetahui gerakan ini tak pernah menggunakan kekerasan dalam mencapai tujuannya, dan itu pun diakui Gruen. Menurut Gruen, media jejaring sosial lebih populer dari sebelumnya. Web tidak lagi hanya papan statis untuk selebriti dan perusahaan yang tidak memungkinkan untuk interaksi dua arah. Pada tanggal 5 Juni, HTA meluncurkan kampanye untuk mempublikasikan video konferensi "Emerging World Order". Lalu, HTA juga membuat halaman facebook untuk mempromosikan konferensinya. Halaman ini, menurut Gruen telah memiliki lebih dari 2.000 penggemar. Bahkan, HTA meminta penggemar untuk menggunakan gambar informasi konferensi untuk dijadikan sebagai gambar profil hingga 11 Juli. Jumlah orang yang menggunakan foto profil meningkat sehingga akan lebih banyak lagi orang ... Lihat Selengkapnyayang menerima informasi tentang konferensi tersebut. Sehingga, jumlah pendukung HTA berpotensi berkembang.Selain itu, HTA meminta kaum Muslim untuk mengubah "pandangan politik" pada profil facebook mereka dengan "Khilafah Islam" (sebagai lawan dari Demokrat, misalnya) untuk menunjukkan dukungan mereka pada tujuan HTA. Berkembangnya seruan Khilafah di Amerika, rupanya benar-benar telah menghantui para ahli. Gruen misalnya, ia terus menerus mempermasalahkan keberadaan HTA dengan kegiatan-kegiatan dakwahnya. Ia mencoba memaksakan tuduhan palsunya dengan mencoba mengaitkan HT pada isu teroris. Ia menyatakan, bahwa radikalisasi terjadi, dilihat dari bagaimana kelompok ekstrimis yang disebut Gruen mencapai audien. "HTA menyebarkan informasi konferensinya, itu sekaligus membuka ideologi baru pada khalayak dan melanjutkan strategi untuk mengisolasi Muslim yang Amerika dari seluruh masyarakat".Demikianlah, kabar geliat kebangkitan Islam di Barat. Hingga suatu saat, Islam akan meliputi seluruh penjuru dunia, seperti yang telah dikabarkan oleh Rasulullah Saw. Insya Allah, Khilafah akan membuktikannya. [m/f/hfngtonpst/syabab.com]

Rabu, 02 Juni 2010

ISRAEL BRUTAL: AS MENDUKUNG, PENGUASA MUSLIM HANYA MENGECAM


[Al-Islam 509] BRUTAL! Untuk ke sekian kalinya, dunia disuguhi tontonan kebiadaban Yahudi-Israel. Israel secara brutal menembaki rombongan relawan dari berbagai negara yang diangkut sembilan kapal. Kapal tersebut membawa setidaknya 10,000 ton bantuan dan 750 aktivis. Turut serta dalam armada ini 44 pejabat pemerintah, anggota parlemen dan aktivis politik Eropa dan Arab, termasuk sepuluh anggota parlemen Aljazair. Armada ini membawa bantuan untuk penduduk Gaza yang lama menderita, apalagi sejak Israel membombardir wilayah tersebut awal 2009 dan terus memblokadenya hingga hari ini.

Para relawan itu dihadang, sebagiannya (tidak kurang dari 19 orang) bahkan dibunuh di atas kapal yang membawanya. Tentara dan penguasa Israel benar-benar telah mengunci rapat mata, telinga, akal dan hatinya; tidak peduli bahwa relawan yang berlayar menuju Gaza itu dalam rangka misi kemanusiaan. Pasalnya, Israel tidak menghendaki terbukanya blokade atas Gaza. Selain 19 korban tewas, “Sejauh ini, 83 telah ditahan, 25 di antaranya telah sepakat untuk dideportasi. Sisanya akan dipenjara.” Demikian kata Jurubicara Kepolisian Israel Sabine Hadad seperti dilansir AFP, Selasa (1/6/2010). Hadad mengatakan, Kepolisian Israel masih akan melakukan penangkapan terhadap ratusan relawan lainnya.

Hampir dua tahun penduduk Gaza menderita akibat blokade Israel. Perbuatan semena-mena tersebut mengakibatkan terputusnya pasokan pangan dan obat-obatan dari luar. Gaza memang sangat bergantung pada impor makanan dan obat-obatan dari luar negeri. Israel juga memperketat penjagaan perbatasan. Israel bahkan menghancurkan Terowongan Gaza yang mensuplai kebutuhan pangan penduduk Gaza. Akhirnya, banyak yang menderita sakit dan kelaparan. Persediaan obat-obatan juga tidak ada. Israel benar-benar menghendaki kematian perlahan bagi penduduk Gaza.

Dukungan Total AS

Berbagai kecaman–hanya sekadar kecaman–mengalir. Namun, seperti biasa, kecaman itu segera lenyap ditelan waktu. Israel pun tetap dengan pongahnya mempertontonkan kebrutalannya. PBB yang katanya berfungsi sebagai penjaga perdamaian dunia hanya membisu menyaksikan kebiadaban Israel atas bangsa Palestina yang sudah berlangsung puluhan, bahkan ratusan kali. Amerika Serikat (AS), yang merupakan anggota tetap Dewan Keamanan (DK) PBB, tak pernah absen mendukung setiap kebrutalan Israel, baik secara langsung maupun lewat upaya memveto (menggagalkan) setiap resolusi PBB yang merugikan Israel.

AS memang mengecam serangan Israel kali ini, sebagaimana dinyatakan Jurubicara Gedung Putih William Burton (Reuters, 31/5). Namun, dunia pun tahu, itu hanyalah sikap sandiwara AS. Faktanya, AS mendukung penuh setiap tindakan Israel. Bahkan senjata-senjata yang saat ini dipakai untuk membunuhi para relawan adalah senjata-senjata yang dibeli dengan dolar bantuan dari AS. Tahun ini AS bahkan berencana menaikkan bantuan anggaran militer untuk Israel hingga 6 miliar dolar AS pertahun. Ini seperti yang diungkap Wapres AS Joe Biden ketika berceramah di Universitas Tel Aviv. Wapres AS Joe Biden pun telah menjanjikan dukungan penuh Washington terhadap Zionis-Israel. Saat mengadakan pembicaraan terpisah dengan Netanyahu dan Presiden Shimon Peres, Biden menegaskan dukungan total dan absolut Washington (AS) terhadap keamanan Israel (Hidayatullah.com, 22/3/2010).

Menlu AS Hillary Clinton (yang tentu mewakili pemerintahan Obama), dalam kutipan pidatonya di depan konvensi tahunan Komisi Urusan Hubungan AS-Israel–yang dikenal dengan sebutan AIPAC, sebuah lobi kuat yang pro-Israel–di Washington, Senin (22/3) juga meyakinkan Israel, bahwa komitmen AS terhadap keamanan Israel masih “tetap kuat.” (Voanews.com, 22/3/2010).

Kongres AS bahkan menyetujui usulan Presiden Barack Obama untuk mendanai pembangunan Kubah Besi–sistem pertahanan antiroket–milik Israel. Pemungutan suara di Kongres yang digelar pada Kamis (20/5), sebanyak 410 suara mendukung usulan itu dan empat suara menolak. Dengan hasil voting mayoritas ini, dana 205 juta dolar AS sepakat untuk dikucurkan ke Israel. Ini sekaligus membuktikan bahwa pemerintahan AS di bawah Obama tidak ada bedanya dengan pemerintahan AS di bawah George W. Bush dan presiden-presiden AS sebelumnya, yang mendukung penuh Israel. Istilah ”soft power” cuma menjadi ‘gincu’ diplomasi Obama untuk mengelabui Dunia Islam agar tetap berada dalam cengkeraman kepentingan global AS dan lumpuh di hadapan Israel yang biadab.

Penguasa Muslim Hanya Mengecam

Para penguasa dan pemimpin Muslim mengecam tindakan biadab Israel, dalam hal ini terhadap armada kapal yang membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza ini. “Kami mengutuk kejahatan ini…Setiap orang harus mengutuk tindakan Israel ini,” kata Sekretaris Jenderal Liga Arab, Amr Moussa, kepada AFP (31/5). Mousa lebih lanjut mengatakan, bahwa 22 anggota Liga Arab saat ini sedang ‘memikirkan’ langkah selanjutnya terhadap Israel.

Pimpinan Otoritas Palestina Mahmud Abbas pun mengecam serangan Israel itu dengan menyebutnya sebagai pembantaian. Perdana Menteri Libanon, Saad Hariri, juga mengutuk serangan mematikan Israel tersebut yang ia sebut sebagai tindakan yang berbahaya dan gila (31/5). Pemerintah Indonesia pun, melalui Menlu Marty Natalegawa, turut mengecam tindakan Israel ini (Antara, 31/5).

Namun, lagi-lagi para penguasara Arab-Muslim itu hanya mengecam, tidak pernah melakukan langkah nyata, misalnya dengan mengirimkan pasukan dari masing-masing negara mereka untuk melawan kebiadaban Israel. Padahal sudah nyata dan jelas, bangsa ‘kera’ (Yahudi-Israel) ini tidak pernah mengenal bahasa kecaman dan kutukan. Yang paling menyakitkan, penguasa Mesir, Husni Mubarak, tetap enggan membuka satu-satunya pintu masuk ke Gaza, yakni pintu Rafah yang berada dalam kekuasaan Mesir. Rezim Mesir itu tetap tuli dan diam seribu bahasa, sembari dengan tenang dan santainya menyaksikan warga Gaza mati secara perlahan karena blokade dan kekejian Israel.

Perlu dicatat, kepengecutan sikap pemerintah Mesir tidak cukup sampai di sini. Rezim Mesir bahkan meledakkan beberapa terowongan–yang jumlahnya berkisar mulai dari puluhan hingga ratusan–yang menjadi satu-satunya “penghubung” warga Gaza dengan dunia luar. Tindakan keji mereka ini telah memakan korban puluhan pekerja yang sedang mempertaruhkan nyawa mereka untuk mengais sesuap nasi (28/4). Hanya demi alasan kemanan nasional, rezim Mesir enggan memberi akses keluar bagi warga Gaza yang diblokade. Anehnya, pada saat yang sama, rezim Mesir memberikan jalan bagai pesawat-pesawat Israel untuk berkeliaran di perbatasannya, yang nyata-nyata sebelumnya telah menyerang tentara Mesir. Bahkan Mesir selalu memohon izin kepada Israel untuk menambah prajuritnya, sekalipun hanya seorang, untuk ditempatkan di perbatasan. Tampak sekali rezim Mesir bertindak sebagai antek Yahudi-Israel dan AS.

Wahai kaum Muslim:

Belum cukup buktikah bahwa Yahudi-Israel adalah penjahat perang? Belum cukup jelaskah bahwa Amerika Serikat (AS) selalu mendukung setiap kekejian dan kebiadaban Yahudi-Israel atas kaum Muslim di Palestina? Belum cukup terangkah bahwa para penguasa Muslim selama ini membiarkan begitu saja–bahkan memfasilitasi–setiap tindakan biadab dan brutal Israel atas bangsa Palestina?

Wahai kaum Muslim:

Sesungguhnya metode membela Palestina saat ini adalah dengan cara memaksa para penguasa Muslim agar memobilisasi pasukan mereka untuk berjihad. Sebab, Allah SWT telah berfirman:

]قَاتِلُوهُمْ يُعَذِّبْهُمُ اللهُ بِأَيْدِيكُمْ وَيُخْزِهِمْ [

Perangilah mereka (orang-orang kafir), niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tangan kalian dan menghinakan mereka (QS at-Taubah [9]: 14).

Allah SWT telah mengecam siapapun yang mengabaikan panggilan jihad ini:

]إِلا تَنْفِرُوا يُعَذِّبْكُمْ عَذَابًا أَلِيمًا[

Jika kalian tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kalian dengan siksaan yang pedih (QS at-Taubah [9]: 39).

Wahai kaum Muslim:

Kekejian dan kebrutalan Yahudi Israel sesungguhnya akan terus berulang. Karena itu, umat ini jelas membutuhkan sebuah institusi negara yang kuat, yang bisa menggabungkan seluruh potensi umat Islam; yakni potensi wilayah yang luas, sumber daya manusia dan tentara yang banyak, sumber daya alam yang melimpah serta–yang lebih penting–sumber ideologi yang sahih dan kokoh. Institusi negara yang kuat dan bisa menyatukan semua potensi itu tidak lain adalah Khilafah Islamiyah ‘ala Minhaj an-Nubuwwah.

Khilafahlah yang pasti akan mampu membebaskan Palestina dan menghancurkan institusi Yahudi sekaligus pelindung dan ‘induk semang’-nya, yakni Amerika Serikat. Tanpa adanya institusi negara yang kuat (super power) yang mewujud dalam Negara Khilafah, maka masalah Palestina dan seluruh persoalan yang menimpa umat Islam di seluruh dunia tak akan pernah terselesaikan.

Sebagaimana Khilafah pada masa lalu bisa menjadi pelayan, pengayom dan pelindung umat Islam dari rongrongan dan serangan bangsa-bangsa kafir selama berabad-abad, maka Khilafah pula saat ini dan ke depan yang bisa melakukan hal yang sama. Hanya Khilafahlah yang bisa menghadapi Israel, AS dan sekutu-sekutunyanya, sekaligus membersihkan antek-antek mereka dari seluruh negeri kaum Muslim. Khilafahlah yang akan memimpin dan mengkomandoi 1,5 miliar kaum Muslim di seluruh dunia untuk berjihad. Khilafahlah yang akan melindungi dan mempertahankan seluruh wilayah dan tanah kaum Muslim. Rasulullah saw. telah bersabda:

إِنَّمَا اْلإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَراَئِهِ وَيُتَّقَى بِهِ

Sesungguhnya Imam (Khalifah) adalah laksana perisai; orang-orang berperang di belakangnya dan berlindung kepadanya (HR Muslim).

Sungguh, sekiranya umat ini sadar dan fokus mengembalikan keberadaan Khilafah yang bakal menjadi solusi final atas tragedi Palestina maupun tragedi-tragedi di Dunia Islam lainya, tentu masalahnya tidak akan berlarut-larut seperti saat ini. Karena itu, jangan sekali-kali ragu untuk mendukung para pejuang Khilafah, sekaligus berjuang bersama mereka untuk mewujudkannya.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَجِيبُوا ِللهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ

Wahai orang-orang yang beriman, sambutlah seruan Allah dan seruan Rasul jika Rasul menyeru kalian untuk menuju sesuatu yang menghidupkan kalian (QS al-Anfal [8]: 24). []

Komentar al-islam:

Jusuf Kalla: Indonesia Harus Protes Israel (Vivanews.com, 1/6/2010).

Kirim pasukan untuk berjihad! Bukan hanya memprotes.